91tv

Logo
  • News

Indonesia Siapkan Lelang 30 GW Proyek Tenaga Surya dalam Program 100 GW

Indonesia bersiap meluncurkan tender tenaga surya 30 GW pada 2026 sebagai tahap pertama dari program tenaga surya yang lebih besar, yakni 100 GW. Rincian pengadaan berikutnya masih belum diumumkan.

News

Indonesia bersiap membuka tahap pertama tender proyek tenaga surya berkapasitas 30 gigawatt (GW) pada 2026. Tender ini menjadi bagian dari program pengembangan tenaga surya nasional dengan target total 100 GW.

Ìý

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengumumkan rencana tersebut pada 19 Agustus, setelah pemerintah membahas proses pengadaannya bersama PT PLN. “Tahun ini, kita akan memulai tahap pertama sebesar 30 GW,� kata Bahlil, seperti dikutip ANTARA.

Ìý

Target tersebut sebelumnya kembali disampaikan Presiden Prabowo Subianto pada 14 Agustus. Pemerintah menargetkan pengembangan 30 GW tenaga surya pada 2026, sejalan dengan rencana untuk secara bertahap mengurangi penggunaan pembangkit listrik berbahan bakar diesel.

Ìý

Skala program 100 GW ini jauh lebih besar dibandingkan rencana pengembangan tenaga surya yang saat ini tercantum dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034. Dalam RUPTL tersebut, tambahan kapasitas tenaga surya ditetapkan sebesar 17,1 GW hingga 2034. Pemerintah pun tengah menyiapkan regulasi, lahan, dan skema investasi tambahan untuk mendukung percepatan program.

Ìý

Pemerintah sebelumnya juga menyebut keterlibatan investor asing sebagai bagian dari pengembangan program 100 GW. Pada September 2025, Bahlil mengatakan kapasitas produksi panel surya dalam negeri masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan program, sehingga investasi dari luar negeri tetap dibutuhkan. Investor asing, menurutnya, dapat bekerja sama dengan perusahaan swasta Indonesia, BUMN, maupun PLN.

Ìý

Program ini juga telah diperkenalkan kepada investor internasional. Pada Juli 2026, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengundang perusahaan-perusahaan Tiongkok untuk berinvestasi dalam program tenaga surya 100 GW saat melakukan pertemuan di Shanghai. Di saat yang sama, pemerintah juga mendorong keterlibatan perusahaan nasional dan penguatan industri manufaktur surya di dalam negeri.

Ìý

Secara terpisah, PLN telah memulai pengadaan proyek tenaga surya melalui model GIGA ONE. Pada April, PLN meluncurkan tender Mentari Nusantara I dengan total kapasitas 1,225 GW yang tersebar di Sumatra, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Papua. Proyek tersebut ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 2029.

Dalam kategori:

Baca berita terbaru

Lihat semua Berita
  • News
    Berita

    EKONID Launched a New Dialogue Format Through its First Company Call

    EKONID has introduced a new dialogue format to provide German member companies with regular updates on political, economic and business developments in Indonesia, alongside opportunities to discuss current challenges and cooperation.

  • News
    Berita

    Indonesia Announces Revised Halal Certification Timelines and Planned Revocation of Foreign Product Regulation

    Indonesia has announced adjustments to mandatory halal certification deadlines for several product categories and the planned revocation of a regulation concerning foreign halal products entering the country.

  • News
    Berita

    Powering Progress: Siemens Indonesia Expands Pulomas Switchgear Facility

    Fifty years of German-Indonesian engineering collaboration just reached a new milestone. Siemens Indonesia has officially expanded its historic switchgear manufacturing facility in Pulomas, East Jakarta, reaffirming a deep-seated commitment to local production, economic partnership, and future-ready infrastructure.

Mencari sesuatu yang lain?

Di pusat informasi kami, Anda dapat menemukan berita terkini, unduhan, video, podcast.

Pergi ke Pusat Informasi